Sudahkah kita mencintai ibu??

Ibu adalah orang yang sangat berjasa dalam hidup kita, yang telah melahirkan kita dengan mempertaruhkan nyawanya, ia tidak peduli jika nyawanya harus melayang asalkan kita bisa lahir dengan selamat. Kebahagiaan dan harapan terbesar bagi seorang ibu adalah melihat anaknya lahir, tumbuh dan besar dengan baik. ia rela tidak tidur hanya untuk menenangkan anaknya yang rewel ketika bayi. rela memberikan apapun demi kebahagiaan anak yang telah dilahirkannya. Namun apakah kita telah membalas semuanya itu?? apakah kita telah membalas besarnya cinta ibu kepada kita itu??

Ada
cerita menarik yang cukup mengharukan dari buku Chicken Soup for the Soul karya Jack Canfield dan Mark Victor Hansen. Dikisahkan ada seorang anak yang menyodorkan selembar kertas berisi tulisan semacam tagihan kepada ibu. Isinya: Memotong rumput 5 dolar, membersihkan kamar 1 dolar, pergi ke toko menggantikan ibu 0.5 dolar, menjaga adik waktu ibunya belanja 0.25 dolar, membuang sampah 1 dolar, untuk rapor yang bagus 5 dolar, dan untuk membersihkan dan menyapu halaman 2.99 dolar. Total utang ibu kepadaku: 14.75 dolar.



Si ibu menatap anaknya lekat-lekat, lalu mengambil bolpen, dan kemudian menulis di balik kertas tersebut. Isinya begini: Untuk sembilan bulan ketika Ibu mengandung kamu selama tumbuh dalam perut Ibu, Gratis. Untuk semua malam ketika Ibu menemani kamu, mengobati kamu, dan mendoakan kamu, Gratis. Untuk semua saat susah, dan semua air mata yang kamu sebabkan selama ini, Gratis. Kalau dijumlahkan semua, harga cinta Ibu adalah Gratis. Untuk semua malam yang dipenuhi rasa takut dan untuk rasa cemas di waktu yang akan datang, Gratis. Untuk mainan, makanan, baju, dan juga menyeka hidungmu, Gratis, Anakku. Dan kalau kamu menjumlahkan semuanya, harga cinta sejati Ibu adalah Gratis.


Setelah itu, si anak berkata kepada ibunya, “Bu, aku sayang sekali sama Ibu.” Dan kemudian si anak mengambil bolpen dan menuliskan dengan huruf besar: “LUNAS”

Comments