Tahun ini bernama Tahun Perjuangan

Waktu dapat diibaratkan seperti air yang mengalir. Tanpa disadari ia akan terus berjalan hingga dapat melewatkan banyak hal bila tidak ada kewaspadaan. Santai dalam menjalani hidup itu perlu, tapi serius untuk memikirkannya itu penting terutama untuk masa depan. Oleh karena itu, pendidikan hadir di muka bumi agar setiap manusia memiliki hasrat untuk memikirkan masa depan (hubungannya apa ya? hmm)

Oke. Pada intinya, saya hanya ingin mengungkapkan betapa waktu cepat sekali berlalu. Tinggal di kota lain untuk menempuh pendidikan S1 tanpa terasa akhirnya telah dilalui selama 3,5 tahun atau sebanyak 7 semester. Maret tahun ini, 2012, semester 8 telah dimulai dan tidak ada kelas untuk semua mata kuliah yang saya ambil. Beban sks terbesar ada pada mata kuliah bernama 'Tugas Akhir' yang bahasa gaulnya biasa disebut skripsi. Isinya ya hasil dari penelitian masing-masing penyusun yang merupakan lanjutan dari proposal yang telah dibuat pada semester 7. FYI, dia mampu membuat sejuta antero mahasiswa stress stadium akhir. setidaknya banyak yang terlihat seperti itu. 1 produk dengan beragam nama ini akan menjadi hal yang mampu menyita waktu, tenaga, pikiran juga uang bagi penyusunnya karena (demi apa) proses dan efeknya lebih parah dari ngerjain studio 1 semester. gyaabooo..

Baiklah, berdasarkan susunan jadwal pelaksanaan, bulan ini harusnya saya sudah bergerilya mencari data di lapangan kemudian segera menyusun pembahasan penelitian dalam skripsi itu untuk segera disidangkan. kenapa segera? karena rasanya tidak baik untuk terlalu lama larut dalam kegalauan skripsweet ini. hmm, memang tidak semua perkara mudah untuk dijalani, termasuk yang satu ini. Pikirkan apa yang menjadi tujuan setelah proses ini berakhir. Sekedar nilai kemudian selesai atau kesiapan kualifikasi diri yang sebenarnya untuk bersaing dengan jutaan sarjana muda lainnya? hidup itu selalu penuh dengan pilihan.

Keteguhan, kegigihan, kepercayaan, semangat, dan doa memang harus selalu beriring untuk perjuangan yang tak boleh mengenal lelah ini. Tahun ini, akumulasi semua yang saya dapat selama 3,5 tahun harusnya dapat menjadi amunisi untuk membuka gerbang masa depan yang akan dilalui dalam beberapa langkah saja. meskipun 1 langkahnya berjarak cukup panjang. Penelitian (red: skripsi) merupakan proses pendewasaan diri (ratnasari, 2011). Akan ada banyak hal yang mungkin bermanfaat dalam setiap prosesnya, namun keluhan tentu akan sering muncul dalam setiap langkah tanpa disadari. Saya pikir itu wajar. Tidak kah kalian berpikir demikian?

Tahun ini akan menjadi tahun yang penuh usaha dan perjuangan. Berjuang untuk lulus menjadi sarjana dan berjuang untuk menjadi angkatan kerja dengan kualifikasi terbaik yang bisa saya hasilkan.

keep spirit every time, every second :)






Comments